Thursday, November 8, 2007

Married Couples (absolutely beautiful!)

Allah telah menjadikan setiap kejadian ni berpasang-pasangan. Malam pasangannya siang, rajin pasangannya malas, tidur pasangannya jaga dan lelaki pasangannya perempuan. Disebabkan perempuan pasangannya lelaki, maka Allah telah menciptakan bentuk badan wanita itu dapat memikat hati lelaki. Bila berkata tentang terpikat sesungguhnya ini ada hubungkaitnya dengan nafsu. Ia ada pula perkaitannya dengan bisikan syaitan. Jadi, untuk mengawal nafsu mestilah dikawal dengan iman.

But, untuk mendapatkan iman mestilah menurut perintah ALLAH dan RASUL serta menjauhi segala kemungkaran.

Pada mata lelaki, perempuan ini adalah simbol. Simbol ape ye?? Ana pasti anda juga tahu maksudnye. Orang lelaki mempunyai imaginasi yang nakal jika tidak di kawal dengan iman. So, mata lelaki ni selalu menjalar apabila terpandang seorang wanita. Setiap bentuk badan wanita akan dihayati oleh seorang lelaki dengan pelbagai tafsiran nakal nafsu. Apabila seorang lelaki melihat seorang perempuan, maka perkara pertama yang akan dilihat oleh seorang lelaki adalah rambut perempuan itu. Sebab itulah wanita berkewajipan untuk menutup rambutnya.

Apabila rambut wanita itu dah ditutup, maka mata lelaki ini akan turun ke bawah melihat lehernya, maka wajiblah wanita itu menutup lehernya. Seterusnya mata lelaki ini akan turun lagi melihat bentuk payudaranya, sebab itulah wanita berkewajipan untuk menutup dadanya dengan melabuhkan tudung. Setelah itu, mata lelaki ini akan turun lagi melihat bentuk ramping pinggangnya, sebab itulah wanita perlu dan wajib untuk melabuhkan pakaian supaya tidak ternampak bentuk pinggangnya. Kemudian, mata lelaki ini akan turun lagi melihat pula bentuk punggungnya, maka wajiblah wanita itu untuk membesarkan pakaiannya agar bentuk punggung tidak kelihatan dan lelaki ni seterusnya akan melihat bentuk pehanya. Maka, janganlah sesekali wanita ini memakai kain yang agak ketat hingga nampak bentuk pahanya.

Mata lelaki ini akan turun lagi, melihat kepada kaki perempuan. Oleh itu, wajiblah seorang wanita itu memakai stoking yang warnanya tak same sekali dengan warna kulit kita. Tolonglah..agar mata-mata lelaki ni tak berdosa. Sesudah tu, mata lelaki ni akan kembali semula ke atas. Menengok pula bentuk tangan yang cantik pada pandangan mata lelaki. Maka, tolonglah wahai muslimah semua, labuhkanlah tudung kita menutupi bentuk tangan kita.Tak pun, pakailah sarung lengan yang ada sekarang nie lebih afdal..kat mydin banyak jual.

Wahai lelaki, janganlah pula kamu melihat mukanya kerana ia akan menimbulkan fitnah kecualilah jika kamu nak meminangnya. Dan kalau wanita tu sangat soleh, takut muka yang cantik tu akan menimbulkan fitnah..maka berpurdahlah jika itu lebih baik buat kamu. Tetapi, mata lelaki ni ada satu jenis penyakit lagi iaitu mata lelaki ni akan tertangkap secara spontan bila ternampak warna yang terang. Oleh itu, wanita sekalian janganlah pakai pakaian yang warnanya terang sangat, kalau nak pakai pun pakailah untuk suami kat umah. Lebih selamat.

Itulah wahai sahabiah semua berkenaan dengan mata lelaki ini. Bila dah tutup aurat tu jangan pulak ingat tugas kita dah selesai. Kenalah pula kita menjaga kehormatan diri kita. Jangan keluar seorang diri. Keluarlah dengan mahram. Mata lelaki pula janganlah menjalar langsung kepada muslimah walau muslimah tu dah menutup aurat. Insya Allah selamat duniawi ukhrawi.

Ingatlah, apa yang ada pada seorang wanita tu tiada pada lelaki. Itulah specialnya wanita, maka peliharalah ia sebaik mungkin dan serahkan saja itu semua kepada yang halal iaitu untuk suami kita. Ingatlah, huqum Allah tu adalah untuk kebaikan kita jua. Tiada ruginya pada Allah tapi amat malang jika kita melanggarnya. Dan pada kaum lelaki, mata kamu tu wajib untuk tak mencuri melihat wanita ajnabi dan dilarang sangat sangat oleh Allah dan Rasul.

Sesungguhnya pandangan antara lelaki dan wanita yang ajnabi adalah salah satu daripada panahan syaitan. Ingat, wanita dijadikan dari rusuk lelaki, bukan dari kepala sebagai atasnya dan bukan dari kaki sebagai alasnya. Tetapi dekat dengan lengan untuk dilindungi dan dekat dengan hati untuk dididik dan dikasihi.

Berkorban kerana Allah membuatkan kita tak terasa kehilangan harga diri malah mendapat ketenangan dan kebahagiaan hakiki.

Readmore »»

Sunday, November 4, 2007

Membentuk Muslimah Sejati nan Kaafah


ALLAH Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Alquran yang artinya, "Masuklah kamu semua ke dalam Islam secara kafah".

Menjadi muslimah bukan perkara mudah apalagi menjadi muslimah sejati. Banyak godaan baik dari dalam maupun luar diri kita. Mereka yang mampu menjadi muslimah sejati dalam arti mampu mengamalkan ajaran Islam secara kaafah adalah Mujahidah yang sesungguhnya.

Muslimah yang kafah adalah Muslimah yang lengkap dan sempurna di seluruh dimensi kehidupannya. Dalam fungsi hidupnya, Muslimah yang kafah siap dan sanggup, mau dan mampu mengemban tugas sebagai hamba Allah SWT dan khalifah-Nya di muka bumi.

Dalam diri kita ada potensi rohani yang murni, akal yang kuat, kecerdasan yang tinggi, dan jasmani yang sehat. Dengan potensi yang telah Allah anugerahkan tersebut, sangat memungkinkan bagi seorang muslimah untuk menjadi muslimah kaaffah.

Berikut ini akan diuraikan impelementasi muslimah kafah dalam beberapa lingkup.

Dalam lingkup pribadi, seorang Muslimah harus berupaya melaksanakan syariat Islam yang terkait dengan 4 (empat) hal berikut :

Pertama, mantap dalam iman dan akidahnya.

Kedua, Sikap dan perilaku Pribadi yang terpuji.

Ketiga, maksimal dalam ibadah maghdhah

Keempat, senantiasa mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal dan thoyib serta berpakaian yang menutup aurat

Dalam lingkup keluarga, seorang muslimah harus :

1. Paham betul tentang keharusan menjaga hubungan antara orang tua dan anak. Jangan jadikan rumah tangga sebagai nerakanya dunia. Dimana anak dan orangtua sering berselisih, sering mengumbar kata-kata kasar terhadap anak, sering melampiaskan kemarahan kepada anak dan sebagainya.

2. Mengerti bagaimana Islam mengatur hubungan laki-wanita, dengan mahram dan bukan mahram. Kita sering melihat ada seorang wanita dengan bebasnya mengumbar aurat dimana-mana. Yang lebih sedih lagi banyak yang tidak tahu kalo adik/kakak ipar kita pun sebenarnya tidak boleh melihat aurat kita.

3. Memahami bahwa keharmonisan suami-istri itu berangkat dari memahami Islam dengan benar. Karena Islam-lah yang telah menuntun kita untuk senantiasa menyayangi dan menghargai istri, menghormati suami, saling mengerti pasangan hidup kita.

4. Memahami bagaimana Islam mengatur pembagian harta waris. Seringkali karena waris, anggota keluarga jadi pecah, satu sama lain bermusuhan. Allah sudah membuat aturan tentang waris ini sebaik dan seadil mungkin. Kita harus yakin bahwa itu adalah yang terbaik bagi kita dari Allah SWT, Sang Khalik.

5. Berupaya merekatkan silaturahmi dengan anggota keluarga kita. Lakukan kunjungan rutin ke rumah saudara-saudara kita. Sekali-kali adakan acara kumpul keluarga besar. Insya Allah itu akan membawa keberkahan.

Selanjutnya, dalam lingkup Sosial Kemasyarakatan, seorang muslimah harus :

1. Memiliki kepedulian sosial. Muslimah harus membuka mata selebar-lebarnya untuk menyaksikan kondisi saudara-saudara di sekitar kita. Jangan sampai ada saudara kita yang kesusahan, sementara diri kita sedang dalam kondisi berlebih. Hati-hati! Allah murka jika kondisi ini terjadi! Kita harus membantu saudara dan tetangga kita yang sedang kesulitan. Insya Allah di baliknya ada rizqi yang besar dari Allah SWT. Jangan ada kekhawatiran harta kita akan habis dikarenakan membantu orang lain.

2. Berupaya melakukan proses sosial sehingga tetap mampu mengetahui dan menguasai perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat, mulai dari hal terkecil sampai kepada teknologi yang mutakhir.

3. Senantiasa melakukan proses dakwah di tengah masyarakat. Ini adalah hal yang sangat terpenting. Walaupun kita hanya memahami sedikit ayat. Tetaplah sampaikan ayat yang sedikit itu kepada orang lain. Karena dakwah merupakan kewajiban yang telah Allah perintahkan kepada kita.

Singkatnya esensi perwujudan Muslimah kafah adalah implementasi Alquran dan Sunah secara paripurna. Apa-apa yang diuraikan di atas merupakan sari-sari yang diambil dari Al Qur’an dan Assunnah.

Menjadi muslimah kafah merupakan suatu hal yang harus ditekadkan dalam diri kita. Bulan Ramadhan sebagai bulan yang penuh keberkahan dapat dijadikan momentum bagi kita untuk membentuk muslimah kafah.

Saum Ramadan yang kedudukannya sebagai rukun Islam yang menyatakan eksistensi seseorang sebagai Muslim, secara mendasar dan maknawi mempunyai peran yang sangat efektif bagi perwujudan Muslimah kafah.

Esensi saum sebagai menahan diri dari makan minum, perbuatan seksual, dan sikap perilaku yang tidak terpuji, merupakan pendidikan diri agar bersabar dan tahan uji serta mampu menunaikan segala tugas kehidupan dengan senang dan ikhlas. Dengan begitu, tercipta integritas pribadi yang mantap dalam komitmen hidupnya kepada Allah SWT.

Saum dan seluruh amaliah Ramadan berupa salat wajib dan sunah (tarawih), zakat mal dan fitrah, infak dan sedekah, tilawah, tadarus dan ta'lim Alquran dan Sunnah, iktikaf dan ibadah di malam lailah al-qadar mencapai puncaknya berupa salat Idulfitri yang dilakukan oleh semua umat Islam di seluruh dunia.

Hal tersebut sesungguhnya merupakan riyadhah spektakuler dalam menyatakan terbebasnya diri segenap umat Islam dari penjajahan hawa nafsu dan setan. Selain itu, juga merupakan momentum kembali pada kesucian untuk merapatkan barisan umat Islam menatap masa depan serta kehidupan Muslimah secara kafah dalam naungan Khilafah Rasyidah yang diridhai Allah SWT.***

Readmore »»

Memuliakan Kehidupan

Kenapa kita hidup ditengah krisis berpanjangan? Kenapa doa kita
tidak pernah dikabulkan? Jangankan untuk dikabulkan, didengarkanpun
tidak. Hal itu disebabkan ketidakmampuan kita memuliakan kehidupan.
Begitu mudahnya kita menggunakan kekerasan terhadap orang-orang yang
kita benci atau orang yang kita anggap salah.
Kebencian itulah yang
menguras habis energi kita yang semestinya kita mesti mensejehterakan
hidup.

Jika kita tahu dan melihat ada orang yang mengaku nabi atau
menyebarluaskan satu ajaran yang sesat berarti hal itu petanda
panggilan Allah SWT bagi kita yang mengerti untuk meluruskan mereka
dengan cara-cara yang sabar dan arif. Sebab dengan cara yang seperti
itulah berarti kita memuliakan hidup orang lain. Dengan memuliakan
hidup orang lain berarti kita memuliakan hidup kita sendiri. Jika
hidup kita penuh kemuliaan maka hidup kita menjadi sejahtera dan doa
kita mudah dikabulkan.

Oleh sebab itu mari kita buang jauh kebencian kita dan penggunaan
kekerasan untuk menyelesaikan masalah. Hadapilah dengan kesabaran dan
cari solusi yang terbaiknya. Begitulah cara kita memuliakan kehidupan.

Readmore »»

Tuesday, October 23, 2007

Aidil-Fitri 2007 dan Air Terjun

Salam.

Sebelum balik kampung di Besut,Terengganu..kami beraya terlebih dahulu di Pontian...sakang jugak makan lepat luih ....dan 4 jam sebelum bertolak balik ...singgah jap mandi air terjun di Kota Tinggi,Johor.

Readmore »»

Majlis Pernikahan Dan persandingan Adik Sue

Rancang Raya Aidil-Fitri tahun ini(2007) tak kemana sangat..just rayer kat JB jer...
Tapi nak wak camner..last minut mak ayah call "Majlis pertunangan Sue di tukar ke Majlis Pernikahan"-Katanya...sebab Sue susah nak cuti....jadi alang-alang Sue cuti 2 bulan ni..teus buat jerlah.So,Kami kena balik kampung jugalah..Berikut adalah slide picture sebagai kenangannya.

Readmore »»

Monday, October 22, 2007

Cerita tentang ayah...

Satu kisah yang dikiim oleh seorang teman kepadaku....


Ayah aku meninggal 5/8/2002..3. 25pm. Apa yang aku tuliskan sini adalah untuk mereka yang masih lagi ada orang tersayang, untuk terus menyayangi dan berjasa sebelum menyesal.

Kematian abah amat meninggalkan kesan yang mendalam apatah lagi meninggalkan mak yang kesorangan. Anak-anak semua dah besar. kerja semua jejauh. Hidup ini seolah tiada erti....selama nie setiap suka duka.... pasti telefon dan maklumkan pada mak dan abah. Kalau naik gaji... dapat keputusan bagus dll...pasti telefon mereka sepuya mereka gembira. Kalau boleh mahu terus berada di perak menemani mak yang terus menangis.

Syukur, abah mati dipelukan mak yang mengucap dua kalimah syahadah...ditelinga kirinya...dan aku ketika itu mengucap ditelinga kanannya.... .. ini adalah kali pertama aku melihat kematian.... masih terbayang... abah memandang jauh kehadapan dan mata nya ke atas.... sambil mengucap dan memejamkan mata. Sungguh cepat dan tenang...semoga roh abah ditempatkan digolongan yang beriman. Syukur sembahyang jemaah abah lebih dari seratus orang...syukur abah dikebumikan dengan selamat.

Sejam sebelum kematian .....

sempat berbual dengan abah. Abah kata kalau nak belikereta tunggulah 2005. Bila time AFTA nanti kereta honda jatuh harga.Boleh lah bawak mak berjalan. Waktu tu abah dah sihat... dah selera makan.

Pastu...

abah suruh esok pergi buat kad pengenalan baru. Sebab abah dan Mak baru ambil kelmarin. Abah kata sehari jer buat. Tak payah ambik gambar kat kedai gambar. Diorang guna digital kamera kat office jer. Tapi abah kata jangan pakai baju putih. Nanti gambar tak clear. Tapi tak sangka esok nyer aku pergi sana bukannya utk buat kad pengenalan aku, sebaliknya buat sijil kematian abah.

Apabila Izrail datang mengambil nyawa....kita tak boleh mencepat atau mengajak walau sesaat. Sampai sekarang masih terbayang keadaan abah masa tu.Tapi macam tak sangka. Abah hanya tengok atas dan tutup mata. Badan tidak bergoyang walau seinci. Abah cuma nak baring. Sambil mulut mengucap dua kalimah syahadah.

Pertama kali.... pergi ke rumah mayat jenazah.

Pertama kali.... naik van jenazah,

pertama kali.... buat sijil kematian,

pertama kali.... tak tidur 2 hari,

pertama kali.... asyik menangis,

pertama kali.... menimbus kubur,


pertama kali.... menjirus air mawar,

semuanya pertama kali........ ....

Dan pertama kali.... juga takkan jumpa abah lagi.

Aku memandikan abah......memasangk an kain ihram sebagai kain kapan. Ketika ditutup muka abah, aku mencium dahi....pipi kanan.... pipi kiri.....dan bangun....tetiba hati aku ingin terus mencium lagi... aku membongkokkan kaki dan mencium dahi nya semula. Ciuman ini adalah ciuman terakhir. Semasa kecil aku salu cium abah.Tetapi apabila dah besar sudah lama tidak mencium pipinya.

Ya Allah..tuhan segala alam...

aku dan abang mengangkat jenazahnya... dan mengebumikannya.hati ini sayu mengenangkan pemergian abah yang tercinta.

Mak hanya memandang dengan air mata sayu....penglihatannya kosong...... setelah 36 tahun hidup bersama abah......kini tinggal seorang.

Selaku seorang anak.....aku tahu bagaimana kasih seorang abah. Abah seorang pendiam..... . sabar.. dan alim.... Jemaah masjid...bendahari masjid.....dan pelbagai amanah kebajikan dilakukannya.

Aku selama ini tidak pernah meluahkan kasih kepada abah secara terus terang.Memang sayang abah... cuma... dengan abah saya hormat dan memendam kasih saya.....Lainnya pula dengan emak...yang sentiasa berterus terang.... seringkali tidur di peha.

Kelmarin,

aku baca dairi abah.Tak sangka abah pun tulis diari. Tiada apa yang ada dalam dairi itu melainkan perkara anak-anak nya. Semuanya berkisar tentang anak-anaknya. Aku sendiri tak ingat bila aku beli kereta.

Tapi abah catat..18 February..rizal beli kereta satria hijau 1.6..... abah catat setiap kali anak nya telefon beserta waktunya. Sekali tu jam 1.00 pagi aku telefon dari KL.....abah pun catat. Semuanya abah catat berkenaan anaknya.

Abah catat rizal balik jam 2.00 tengahari bawa keropok. dll....... Abah catat Kak Se keguguran... Abah catat Shaifol (abang sulung) ke KL......menangis kami semua bila baca dairi tue....

Abah sayang anaknya..... tak pernah tunjuk...

sebab abah lebih suka mendiam dan tidak bercakap pasal orang. Begitu juga dengan orang lain ayah hanya banyak cakap pasal ilmu agama dan berkenaan anak-anaknya sahaja.

Ada kawan kampung abah baru nie cakap "Abah kamu masa hidup salu cakap pasal anaknye. Sorang keje sana sorang keje sini. Dia bangga ada macam korang".

Tapi jauh di sudut hati aku, aku masih terkilan sebab aku selalu fikir... aku...bukan anak yang baik.

Abah memang suka tulis. Kalau fail atau dokumen pasal kereta, rumah, bil,kedai dll memang semua tersusun.. Aku terjumpa buku nota kuliah subuh abah yang terbaru..... catatan terakhir yang abah tulis "hati orang beriman sentiasa ingat kubur"...

abah gariskan perkataan ingat kubur.... dan kami bersyukur bahawa abah sememangnya telah bersiap sedia untuk meninggal.

Dan menyerahkan kepada Allah untuk melepaskan seksaan di kubur dan api neraka. Abah memang suka budak kecik..pantang anak saper pasti dia dukung... bawak berjalan.... .. cucu-cucunya setiap kali balik pasti nak tidur sama. Kini semuanya tiada.

YaALLAH....

aku tak tahu bagaimana kehidupan utk diteruskan... tanpa Abah......baru bercadang nak balik dan bertekad bonus tahun nie nak kasi abah seribu mak seribu... tapi Allah lebih menyayangginya... abah meninggal 5hb..tidak sempat merasai bonus pertama anaknya yang baru masuk 10hb Ogos 2002.Kali nie tak sangka bonus banyak digunakan untuk majlis tahlil dan batu nisan untuk abah.

Tok Imam ada cakap kat kami....

"kubur ayah dikorek... pastu ditanam... tanahnya masih penuh kat tepi.... terlebih tandanya seorang yang pemurah.... sedangkan ada sesetengah kubur dikorek pastu ditimbus semula masih tak cukup tanah."

"abah kamu wajahnya senyumnyer walau pun dah meninggal"

"Abah kamu waktu dimandikan dah bersih...tak der kotor najis pun takder"...

perkara itulah menyedapkan hati kami.... untuk jadi seperti abah....

Sembahyang Jumaat minggu sudah di Masjid..... aku memulangkan semula duit masjid dan buku akaun yang abah pegang selaku bendahari. Sambil mengira kutipan Jumaat hari itu tok imam dan bilal turut menangis....

"Dulu abah kau yang tolong kira pastu tulis kat white board tu".........

Ini semua membuat aku rasa terpanggil untuk kembali ke kampung walau kerja apa sekali pun....

YaAllah...

sesungguhnya kematian ini memberi hidayah pada aku ..... Talkin buat abah masih segar... "Wahai Hj Badzri Bin Hajah Habsah...ketahuilah kamu bahawa mati itu benar, kiamat itu benar, Allah itu benar"
dan,

kita yang hidup akan pergi juga....

Lelaki berat tanggungjawabnya....

suami menanggung dosa isteri dan anak-anak....

isyaAllah selaku anak-anak kami telah dibekalkan ilmu agama.

Cuma...

aku kini telah lupa untuk mengamalkannya sejak mula bekerja setelah terlupa dgn nikmat Allah.. Mak juga seorang yang solehah.... saya yakin Allah maha pengampun dan maha bijak sana dalam menentukan Al -Mizan..

Dulu mak dan abah tiap waktu ke Masjid dekat rumah berdua.... tapi sekarang nie mak kata mak takut nak ke masjid seorang diri takut tak tenang hati teringat abah.

Inilah perasaan aku sekarang. Buat korang yang masih ada.... jadikan iktibar..... Cium pipi ayah sebelum ciuman terakhir.

Dan curahkan kasih sayang tanpa selindung.

Readmore »»

Aduhai 4 Orang Isteriku!

Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai empat orang isteri. Dia mencintai isteri yang keempat dan memberikan harta dan kesenangan yang banyak. Sebab, isteri keempat adalah yang tercantik di antara kesemua isterinya. Maka, tidak hairan lelaki ini sering memberikan yang terbaik untuk isteri keempatnya itu.

Pedagang itu juga mencintai isterinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan isterinya ini, dan sering berusaha untuk memperkenalkan isteri ketiganya ini kepada semua temannya. Namun dia juga selalu bimbang kalau-kalau isterinya ini akan lari dengan lelaki yang lain.

Begitu juga dengan isterinya yang kedua. Dia juga sangat menyukainya. Dia adalah seorang isteri yang sabar dan penuh pengertian. Bila-bila masa pun apabila pedagang ini mendapat masalah, dia selalu meminta pandangan isterinya yang kedua ini. dialah tempat bergantung. Dia selalu menolong dan mendampingi suaminya melalui masa-masa yang sulit.

Sama halnya dengan isterinya yang pertama. Dia adalah pasangan yang sangat setia. Dia sering membawa kebaikan bagi kehidupan keluarga ini. dialah yang merawat dan mengatur semua kekayaan dan usaha si suami. Akan tetapi si pedangang tidak begitu mencintainya. Walaupun isteri pertamanya ini begitu sayang kepadanya namun, pedagang ini tidak begitu memperdulikannya.

Suatu ketika, si pedagang sakit. Kemudian dia menyedari mungkin masa untuknya hidup tinggal tidak lama lagi. Dia mula merenungi semua kehidupan indahnya, dan berkata dalam hati, "Saat ini, aku punya empat orang isteri. Namun, apabila aku meninggal, aku akan sendiri. Betapa menyedihkan jika aku harus hidup sendiri."

Lalu dia meminta semua isterinya datang dan kemudian mulai bertanya pada isteri keempatnya, "Kaulah yang paling kucintai, kuberikan kau gaun dan perhiasan yang indah. Nah sekarang, aku akan mati, mahukah kau mendampingiku dan menemaniku?" Isteri keempatnya terdiam. "Tentu saja tidak!" jawab isterinya yang keempat, dan pergi begitu sahaja tanpa berkata-kata lagi. Jawapan itu sangat menyakitkan hati seakan-akan ada pisau yang terhunus dan menghiris-hiris hatinya.

Pedagang yang sedih itu lalu bertanya kepada isteri ketiganya, "Aku pun mencintaimu sepenuh hati, dan saat ini, hidupku akan berakhir. Mahukah kau ikut denganku, dan menemani akhir hayatku?". Isteri ketiganya menjawab, "Hidup begitu indah di sini. Aku akan menikah lagi jika kau mati". Pedagang begitu terpukul dengan jawapan isteri ketiganya itu.

Lalu, dia bertanya kepada isteri keduanya, "Aku selalu berpaling padamu setiap kali mendapat masalah. Dan kau selalu mahu membantuku. Kini, aku perlu sekali pertolonganmu. Kalau aku mati, mahukah kau ikut dan mendampingiku?" Si isteri kedua menjawab perlahan, "Maafkan aku…aku tak mampu menolongmu kali ini. Aku hanya boleh menghantarmu ke liang kubur saja. Nanti, akan kubuatkan makam yang indah buatmu."

Jawapan itu seperti kilat yang menyambar. Si pedagang kini berasa putus asa. Tiba-tiba terdengar satu suara, "Aku akan tinggal denganmu. Aku akan ikut ke manapun kau pergi. Aku, tak akan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu." Si pedagang lalu menoleh ke arah suara itu dan mendapati isteri pertamanya yang berkata begitu. Isteri pertamanya tampak begitu kurus. Badannya seperti orang yang kelaparan. Berasa menyesal, si pedagang lalu berguman, "Kalau saja aku mampu melayanmu lebih baik pada saat aku mampu, tak akan kubiarkan kau seperti ini isteriku."

Teman, sesungguhnya kita punya empat orang isteri dalam hidup ini;

ISTERI KEEMPAT adalah tubuh kita. Seberapa banyak waktu dan belanja yang kita keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan gagah, semuanya akan hilang. Ia akan pergi segera apabila kita meninggal. Tak ada keindahan dan kegagahan yang tersisa saat kita menghadapNYA.

ISTERI KETIGA adalah status sosial dan kekayaan kita. Saat kita meninggal, semuanya akan pergi kepada yang lain. Mereka akan berpindah dan melupakan kita yang pernah memilikinya.

ISTERI KEDUA pula adalah kerabat dan teman-teman. Seberapa pun dekat hubungan kita dengan mereka, mereka tak akan mampu bersama kita selamanya. Hanya sampai kuburla mereka akan menemani kita.

DAN SESUNGGUHNYA ISTERI PERTAMA adalah jiwa dan amal kita. Mungkin kita sering mengabaikan dan melupakannya demi kekayaan dan kesenangan peribadi. Namun, sebenarnya, hanya jiwa dan amal kita sajalah yang mampu untuk terus setia dan mendampingi kemanapun kita melangkah. Hanya amal yang mampu menolong kita diakhirat kelak.

Jadi, selagi mampu, perlakukanlah jiwa dan amal kita dengan bijak. Jangan sampai kita menyesal kemudian hari!

Readmore »»

Hak Milik Hazbj | Hak Cipta Hazbj